Kreasi Besar dari Tidak Kreatif!

Seri SOBAT - Semua Orang Bisa Hebat - Artikel #003

Satu hal yang pasti, bahwa rahasia orang biasa bisa menjadi hebat adalah dengan cara bekerjasama, menciptakan sinergi melalui kreativitas tinggi. Jika sebagai individu anda tidak kreatif, jangan khawatir. Dengan bekerjasama, kumpulan individu yang tidak kreatif sekalipun bisa menghasilkan kreasi besar dari ketidak-kreatifan itu sendiri. Anda tidak percaya? Saya punya banyak contoh tentang hal itu.

Suatu saat, sebuah kelompok yang terdiri dari 11 orang terpaksa harus mengarungi laut untuk mengambil suatu benda yang diperlukan untuk tugas utama yang lain. Mereka hanya memiliki seutas tali yang tidak cukup panjang unuk menjangkau benda yg cukup jauh jaraknya dari tepi pantai. Sayangnya, 10 dari 11 anggota kelompok itu tidak bisa berenang sama sekali, padahal benda itu mutlak diperlukan sementara mereka pun harus bersaing dengan kelompok lain yang justru sebagian besar angotanya dapat berenang dengan baik. Dengan modal seerti itu mereka tentu bakal kalah, kecuali kalau mereka sangat kreatif.



Sayangnya lagi, kelompok ini sudah terbukti sebelumnya tidak cukup kreatif atau kalah kreatif dibanding lawan-lawannya. Cuma satu hal yang masih mereka miliki yaitu kemauan untuk tetap ikut berlomba meski tahu akan hanya menjadi penggembira atau pelengkap penderita. Mereka selalu menghibur diri kalaupun kalah tetap mendapat juara, yakni juara ke 3 dari ke 3 kelompok yang berlomba!

Mengingat modal yang mereka miliki hanya seperti itu, maka pilihan terbaik yang mereka buat hanyalah pasrah untuk kalah, menjalankan seadanya saja. Tak ada yang mencoba berpikir lain, mencari alternatif seperti membuat rakit dari benda-benda yang ada di tepi pantai. Perhitungan mereka sederhana dan logis: kalau mereka mesti membuat lebih (rakit) lebih dulu maka begitu rakit selesai pun kelmpok lain sudah pula selesai mengambil benda yang harus diambil itu. Akhirnya, keputusannya simpel saja: lakukan yang bisa dilakukan, yang tidak ya tinggalkan saja!

Dengan sikap itu,anggota yg bisa berenang meminta tubuhnya diikat dengan tali dan dia mencoba menuju benda keramat itu, sementara 10 orang lainnya memegang ujung tali lainnya dari tepi pantai. Tentu saja tali itu tak cukup panjang unuk mengulur perenang mereka hingga ke benda tujuan, tetapi karena merasa tanggung anggota yang lain mendesak untuk mencoba masuk ke laut sambil terus berpegangan/bergandengan tangan dan terus mengulur tali. Dan....akhirnya si perenang mampu meraih benda itu. Segera mereka menarik tali dan dengan cepat menyeret si perenang kembali ke pantai bersama benda tujuan itu.

Alhasil..., mereka keluar sebagai pemenangnya karena jauh lebh cepat dengan cara mengulur tali itu dari pada yang dilakukan kelompok lain dimana semua anggota berenang bersama-sama saling menjaa satu dengan yang lain terutama yan kurang bisa berenang. Akibatnya tentu menjadi lebih berat dan hasilya lebih lama. Mereka melakukan itu karena hampir semuanya bisa berenang!

Sedangkan dilain pihak kelompok yg menang itu menciptakan kreasi besar dari ketidak mampuan secara individu, tidak kreatif secara sendiri-sendiri tetapi menemukan solusi sinergi manakala mereka melakukannya berrsama dengan saling melengkapi dan mempertajam ide awal yg sebenarnya sama sekali tidak kreatif! Modalnya cuma MAU! Meski asrah sekalipun, ketika kita mau selalu saja ada cara yang dapat ditemukan apalagi kalau dilakukan bersama-sama. Itulah salah satu mukjizat yang bisa dibuat manusia melalui kebersamaan.

Tak salah pepatah mengataka "Dimana ada Kemauan disitiada Jalan"!

Mau adalah sebuah sikap yang muncul dari nilai yang dianut pelakunya. Tanpa nilai itu orang akan bersikap lain, sikap yang berbeda dan tidak mendukung pada penciptaan sinergi untk membuahkan hasil hebat. Nilai-nilai seperti apa yang mampu membawa sikap yang menciptakan kehebatan itulah yang menjadi dasar pelatihan SOBAT. Khususnya pada modul training SH atau SOBAT SEHATI anda diasah dan dilatih untuk membangun nilai-nilai pembentuk sikap hebat itu.Kita akan bicarakan lebih lanjut pada posting selanjutnya.

Yang jelas, jangan merasa takut dan kawathir meski secara pribadi anda adalah manusia yang tidak memiliki keisimewaan atau kelebihan maupun talenta tinggi. Justru kehebetan itu ada pada diri manusia-manusia biasa itu.

Salam SOBAT!

Dimulai dari PARADIGMA

Seri SOBAT - Semua Orang Bisa Hebat - Artikel #002

Untuk mampu bertindak hebat dan pada akhirnya seseorang menjadi hebat, dimulai dari cara pandang. Cara pandang yang biasa terhadap sesuatu akan membawa pemiliknya bersikap dan kemudian bertindak seperti biasa itu. Kata biasa mengacu kepada sesuatu yang pernah dan sering dilakukan seseorang atau sekelompok orang, masyarakat atau bangsa.



Seseorang mulai menuju hebat (dibandingkan dengan lingkungannya) akan terjadi manakala ia berani keluar dari kata biasa itu dan dengan berani mencoba melihat dari sudut pandang yang berbeda, yang tidak biasa. Orang seperti ini mencoba keluar dari hegemoni cara pandang yang diwariskan oleh orangtua, guru atau pengasuh mereka.Tentu, acapkali mereka harus berhadapan dengan stigma atau cap sebagai 'pemberontak', 'pembangkang' atau 'orang aneh' yang diberikan oleh orang-orang biasa yang nyaman dengan status quo dan berpikiran sempit. Terutama pemegang kekuasaan atau penangguk untung dalam situasi yang biasa itu.

Tetu, jika kita tidak puas dengan keberadaan yang ada, entah karena miskin, tidak meraih laba, tertinggal dari yang lain atau sering terkena bencana alam maupun buatan, dsb..., mulailah mencoba melihat dengan sudut pandang yang berbeda dari kebanyakan orang. Kalau kita tetap dengan cara pandang mereka, kita akan tetap bersikap dan bertindak seperti semula dan tetap berada dalam keadaan yang tidak menguntungkan itu. So, be different and act differetly. And you'll be yourself.

Biarkan anjing menggonggong,karena itu berarti anda tahu dimana binatang itu berada sehingga tak perlu berada dekat-dekat dengannya.Dengan begitu anda tidak perlu tergigit olehnya dan terkena virus rabies berupa penghakiman opini seperti 'tak mungkin', 'mana bisa kamu lakukan', 'dari dulu tidak pernah ada yang berhasil', atau 'emangnya kamu ini siapa?' dan berbagai ungkapan discouraging lainnya. Ingatlah bahwa semua manusia itu unik, diciptakan tak ada yang identik satu sama lain, meski kembar satu telur sekalipun! Kalau selama ini orang lain tidak mampu melakukannya, mungkin andalah yang mampu untuk itu. U r u!

Dalam atikel 'Paradigma Baru - Binatang apakah itu?' http://paradigma-ok.blogspot.com
disebutkan dampak hebat dari cara endang yang berdeda. Sebagai contoh jika kita melihat Afrika sebagai benua yang negatif (miskin, bodoh, tandus, penyakit dsb) maka paling banter sebagai penguasaha kita hanya bisa menjual sendal jepit yang untungnya kecil dan bekerja denan susah payah daam terik dan debu yang menyengat sambil mulut berbusa. "Itupun harus bersaing dengan banyak orang lain yang melihat Afrika seperti itu. Tapi, kalo ente melihat dengan cara yang tidak umum tadi, ente bisa berbisnis pesawat terbang disana. Jual satu saja untungnya miliaran rupiah en gak ada pesaing karena yang laen gak lihat opportunity itu. Nah mau jual berapa juta sandal jepit agar bisa untung segitu? Berapa ribu orang yang ente musti tawarin sampai meniren mulut berbusa-busa, kepanasan, kehujanan, bau, mana becek tapi gak ada ojek pula! Bisnis pesawat kan pasti di ruang mewah ber AC, ketemunya satu dua orang saja, makanan enak dan sering ditemani cewek-cewek asoy geboy! Gitu lho!" tulis blog itu.

Ada 3 paradigma baru untuk menjadi hebat:
  1. Pengalaman adalah musuh
  2. Hebat bukan monopoli orang yang bertalenta istimewa
  3. Berpikir 'DAN' bukan 'ATAU'
Silakan direnungkan!

JANGAN BELAJAR DARI PENGALAMAN!

Seri SOBAT - Semua Orang Bisa Hebat - Artikel #001

Pengalaman ternyata bukan guru yang baik ..... untuk menjadi Hebat!

Pengalaman itu Musuh dari Hebat
Dalam dalam banyak hal kehidupan manusia, pengalaman ternyata dapat menjadi musuh yang membinasakan. Kita tentu tidak mungkin bertahan pada keterampilan dan pengalaman teknis masa lampau untuk situasi dan kondisi yang sudah berubah. Bertahan pada pengalaman juga bisa menjadi musuh kreativitas. 

Pengalaman akan mematok dan menyeret kita untuk selalu menggunakan cara yang sama – yang akan menyelimuti kita dengan kehangatan rasa aman, yang menyebabkan kita enggan keluar dari zona zona kenyamanan itu, untuk mencoba sesuatu 
yang berbeda. Jadi, pengalaman hanya akan membuat seseorang menjadi peniru bukan pencipta sesuatu yang baru. Karena yang diperoleh han
yalah berupa sebuah kebiasaan saja. Hasilnya ya... biasa juga.
Baca juga ini Baik Itu Musuh!

Lho, jangan salah sangka! SOBAT tidak anti terhadap pengalaman, tetapi hati-hati terhadap pendewaan atas Pengalaman karena pegalaman akan membuat kita sebatas menjadi peniru yang baik (itupun jika keadaan tidak berubah, padahal kita tahu "Tidak ada yang TIDAK berubah kecuali Perubahan itu sendiri!" - Hereditus). Di dalam perubahan, pengalaman akan menenggelamkan anda pada kelumphan paradigma sehingga anda akan menjadi korban dari perbahan. Simak ilustrasi berikut:
Karena itu, sudah sebaiknya kita merubah orientasi berpikir dari: 'belajar dari pengalaman menjadi belajar di dalam praktek yang baru' - yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Hasil yang hebat tidak diperoleh hanya dari teori (saja), kita harus belajar di dalam pengalaman, saat kita sedang mempraktekkannya, dengan berani mencoba hal baru yang belum pernah dilakukan oleh tim atau orang lain. 

Itulah hakekat dasar munculnya sesuatu yang luar biasa, karena kehebatan hanya dapat diwujudkan melalui rahasia penciptaan mukjizat yang terkandung di dalam keberanian mencoba hal baru.

Anda tidak perlu memiliki talenta hebat atau sumberdaya yang berlimpah untuk menghasilkan kehebatan itu, karena alam telah menyediakan sesuatu bagi orang biasa, dengan sumberdaya biasa, serta cara yang biasa pula untuk bisa menciptakan hasil yang luar biasa

Mau tahu rahasianya? Ikuti pelatihan SOBAT atau Semua Orang Bisa Hebat
Secara sistematis SOBAT Training akan membekali anda dengan values and skills (Nilai dasar dan keterampilan)  untuk mampu berkarya secara luar biasa.

Pelatihan SOBAT dikemas dalam formula SILANYATA, sebuah formula yang kompak dan terpadu merangkai dengan sederhana berbagai elemen utama untuk menjadi pribadi hebat menghasilkan karya hebat melalui cara-cara sederhana yang bisa dilakukan oleh siapapun, orang-orang biasa seperti anda dan saya.

NEXT TOPICS

  • Berpikir 'DAN' bukan 'ATAU'
  • Berpikir Induktif
  • Berpikir Ekstrapolatif
  • Mental KERE
  • Kompromi Bukanlah Win-Win
  • Gagal itu juga Sukses!
  • Tujuan Nan Takkan Pernah Gagal
  • QUIZ Sobat
  • Konsep WEIJI
  • Jangan Menghormati PERBEDAAN!

Very Inspiring Video

Recent Comments